Sabtu, 05 Juli 2014

Monolog : Mulut Revisi

Karya: PUTU WIJAYA

(DAPAT DIMAINKAN OLEH LELAKI ATAU PEREMPUAN)

SEORANG PENGAMEN DENGAN WAJAH YANG TANPA MULUT MEMBUAT BUNYI-BUNYIAN, MEMANGGIL PENONTON. KEMUDIAN IA MEMPERAGAKAN GERAKAN-GERAKKAN  YANG BISA MENARIK. SETELAH PENONTON SIAP, IA MEMBUKA TUTUP MULUTNYA DAN MULAI BICARA.

           Di desa kami ada seorang perempuan tidak punya mulut. Di bawah hidungnya kosong melompong tidak ada bibir. Tidak ada yang tahu apakah ia punya gigi dan lidah di balik wajahnya yang terkunci itu. Dalam keadaan yang tuna mulut itu ia membingungkan desa. Warga mempersoalkan kehadirannya tak habis‑habis. Apakah ia mahluk yang cantik atau mengerikan.
Kedua matanya membelalak seperti mata ikan koki, tetapi kerlingannya tajam seperti cakar harimau. Hidungnya bangir namun tidak kepanjangan seperti Petruk. Kulitnya lembut dan hangat. Wajah dan air mukanya bagi semua kami, baik laki maupun perempuan, sangat cantik. Kata tukang jual siomay, tanpa mulut, perempuan itu justru seperti bidadari. Siapa saja yang memandangnya dengan bebas dan rahasia dapat menempelkan dalam angan‑angannya jenis mulut yang dia sukai. Wajahnya itu  begitu luwes ‑‑ diberikan mulut apa pun cocok. Mulut dower, yang sempit, yang tebal, yang tipis, yang monyong, yang sedikit nyakil pun cocok. Asal amit-amit jangan sumbing saja.

            Tukang ojek yang biasa nonton film India dan gila dangdut sukanya bibir dower. Dia melihat di bawah hidung perempuan itu bergantung dua baris daging empuk, seperti dua ekor lintah yang sudah kenyang. Tebal, melimpah tapi penuh dan basah. Tukang kredit yang doyan bibir tipis, menempelkan dalam angan‑angannya kue lapis yang lembut, tipis tapi empuk, lincah, legi dan lengket. Pokoknya karena tak ada mulut, bibirnya malah bisa digonta‑ganti seenake dewe, mau bibir kowel-kowel model orang hutan atau bibir bekicot yang nyerep dan becek, terserah. 




Rabu, 02 Juli 2014

Salam budaya!!!
Salam konservasi!!!

Sudah lama blog ini ditinggal oleh pemiliknya. Mohon maaf untuk para "Sahabat" yang sudah lama menanti-natikan postingan dari blog ini. Untuk mengawali dan meng hidupkan kembali blog ini, saya selaku admin yang terlelap selama beberapa tahun, hidup kembali untuk mengundang sahabat pada agenda bulan Juli 2014
Nama acara: Buka Puisi "Apresiasi Santra dengan Puisi di Bulan yang Suci"
Tempat: Gedung PKMU Lt. 2 kampus UNNES Sekaran, Gunungpati, Semarang
Tanggal: 5 Juli 2014
Pukul: 15.30 WIB
HTM: Free
CP: 089673400963 (Dodok)

Terimakasih ;)

Kamis, 06 Oktober 2011


Salam Budaya!!
Selamat datang sahabat-sahabat teater SS yang baru..
Sesuai tradisi teater SS, setiap tahun teater SS mengadakan LaPer untuk anggota baru teater SS. Tahun ini Latihan Perdana diadakan hari sabtu 8 oktober 2011. Kamis sore tadi baru aja digelat Technical Meeting buat persiapan Latihan Perdana. Sekitar 52 orang mengikuti TM sore tadi. Ada beberapa pertanyaan dari sahabat-sahabat baru yang tidak bisa ikut TM sore tadi karena kuliah, soal teknis latihan perdana. Buat kalian yag tadi nggak sempat ikut TM, ini hasilnya:
- LaPer 2011 dilaksanakan 8 oktober 2011 jam 08.00 tepat!
- Silahkan pilih satu karakter (mau tentara,bakul jamu,orang gila,atau apapaun) pakai kostum sesuai karakter dan properti yag sesuai. (Nb: kostum diapakai mulai dari kos)
-Membawa 3 batang liling beda warna.
-Membawa 1 sachet indocafe coffemix.
-Membawa 3 buah arang (per orang)
-Membawa foto gaul 2 lembar.
-Kontribusi cuma 10 ribu.

Salam budaya!!

*dalam lingkaran aku ada dan tiada*
TEATER SS ON UNNES FAIR 2011!!
Tahun ini ada yang berbeda dalam penyelenggaraan expo stan UKM di Unnes. Tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini punya nama DEMO EXPO. Setiap UKM di unnes ( di unnes ada sekitar 52 UKM tingkat universitas) menempati satu stan dan di event ini UKM-UKM diperkenalkan kepada para mahasiswa baru. Tidak ketinggalan setiap UKM juga menampilkan kebolehannya dalam berkarya di panggung yang berdiri megah di tengah lapangan. Juga band papan atas negeri ini yag turut memeriahkan. Tahun kemarin, di demo expo 2010 cangcuter mengoncang unnes.
Tahun 2011 ini, acara tersebut hadir dengan format baru. UNNES FAIR 2011. Puluhan tenda, 3 panggung hiburan. Ini memberi kesempatan lebih besar bagi tiap UKM untuk unjuk gigi. Tak ketinggalan juga TEATER SS. Kami menampilkan potongan adegan dari naskah DaPuRmu yang beberapa minggu lalu kami pentaskan di TBRS.
Teater SS menempati stan nomor 42, tepat di depan fakultas MIPA. Setting stan cukup sederhana, tenda di kelilingi background hitam, tong dipasang di tengah jalan, tali tambang menggantung dari stan ke pohon. Di hari kedua, vespa pun turut jadi setting stan.
Selama dua hari pelaksanaan unnes fair, puluhan mahasiswa baru keluar masuk stan teater SS mengisi formulir pendaftaran. Cukup mengejutkan, sekitar 300 orang mendaftar selama dua hari. Semoga ini benar-benar gambaran ketertarikan mahasiswa dalam ekspresi seni..
Selamat datang sahabat-sahabat baru..
Mari kita berproses bersama.